Wednesday, November 11, 2009

they're not my pet, they're my children

“The greatness of a nation and its moral progress can be judged by the way its animals are treated.”

mereka tidak pernah keluar dari rahimku, tak sekalipun menyusu dari payudaraku
namun aku tak sedikitpun meragukan bahwa mereka adalah anak-anakku
bahwa aku adalah seorang ibu bagi mereka

melihat schakty mati dalam genggamanku, menyaksikannya berjuang melawan maut
jangan pernah fikir itu mudah
menyaksikan mereka mati tergeletak karena racun, tersungkur kedinginan dalam gelap
jangan pernah fikir itu mudah
mungkin aku takkan pernah melintasi malam dalam dingin, barat-utara hingga kembali ke selatan semata untuk diriku, semata untuk sakitku..
namun malam kan kulawan, dingin kan ku hajar, takut kan kuhadapi
untuk anakku, belahan hatiku...
sayangku,
terimakasih, kalian telah mengajarkan mama menjadi manusia yang lebih baik
kalian tak hanya anak mama, kalian juga guru bagi mama

selamat jalan sayangku,
selamat bersenang-senang di surga..


7 komentar:

Sartika Nasmar said...

Mbak, Schakty mati?? Aku kok gak tau. Hiks..hiks..hiks..

Sedih sekali..!!!

Love Our OMEGA!! said...

turut berduka ya mbak :(
semoga mendapat ganti yang lain :)

Misz Pinkie Winkie said...

sabar yer.
semua itu dugaan.
kita hanya mampu berusaha.
tuhan itu maha kaya.
maha pencipta alam ini.
maha menyanyanginya lebih dari kita.

selamat berkenalan.
saya linda dari MALAYSIA.

Henri said...

turut berduka mbak :(

jutawan jenal said...

kalau kita dapat pelihara haiwan dengan baik, pasti kita dapat jaga anak-anak kita dengan baik.

Jom kongsi kisah kucing anda

♥cik dyha said...

sedihnyaaa .... thumbs up awk ;)

fajar dante said...

ada hidup dan ada mati semua itu tidak abadi memang berat melepas hewan kesayangan yang kita cintai sebagai mana barang yang takternilai harganya sangat sedih rasanya hewan yang kita sayangi pergi meninggal