Sunday, April 29, 2007

Tonkinese

Sejarah

Catatan yang ada mengindikasikan kucing siam berwarna coklat pada tahun 1800-an sebenarnya adalah kucing tonkinese. Tetapi tonkinese pertama yang tercatat bernama Wong Mau, kucing yang dibawa dari Birma ke Amerika ada tahun 1930-an.

Pada tahun 1950-an, seorang pemilik kucing di New York yang bernama Milan Greer, mulai mengembangbiakan kucing yang dia sebut “Golden Siamese”. Golden siamese ini dihasilkan dari perkawinan kucing Siam dengan Burmese. Pada awalnya, program pengembangbiakan ini bertujuan menghasilkan kucing dengan warna Mahoni dan warna point yang gelap.

Greer menghasilkan kucing-kucing dengan “genetik murni” ini selama 5 generasi. Kucing-kucing miliknya sangat populer sekitar tahun 1950-1960. Greer menghasilkan kucing coklat dengan warna point coklat tua atau seal. Setelah 5 generasi tersebut, greer kehilangan minatnya untuk meneruskan perkembangbiakan kucing-kucingnya.

Secara kebetulan, sekitar awal 1960, seorang penggemar kucing di Kanada, bernama Margaret Conroy, memutuskan untuk menyilangkan siam warna sealpoint dengan burmese berwarna sable (coklat tua). Pada saat itu kucing siam belum memiliki sifat-sifat genetik yang murni dan stabil.

Dengan bantuan beberapa temannya, Conroy menuliskan beberapa standar ras tersebut dan mengajukannya ke Canadian cat association. Pada tahun 1960 ras tersebut telah diakui di Kanada.

Ras tonkinese mendapatkan status untuk kontes dari Canadian Cat Association pada tahun 1971. Baru pada tahun 1979 CFA dan TICA mengakui ras ini untuk diikutkan dalam kontes.

Pada akhir 1960-an Margaret Conroy tidak lagi mengembangbiakkan tonkinese, tetapi kucing-kucing yang dihasilkannya telah menyebar ke Amerika Serikat. Pada tahun 1965, seorang breeder Amerika bernama Jane Barletta mulai mengembangkan tonkinese ini.


Karakteristik Tonkinese

Tonkinese adalah kucing dengan bulu pendek, ukuran badan sedang dan berotot. Bentuk kepala pertengahan antara segitiga dan bulat. Moncong agak bulat, mata berbentuk seperti kacang almond dengan warna bervariasi tergantung warna buli.

Warna dan pola warna
Ada empat warna tonkinese, yaitu : natural disebut juga seal atau sable (coklat tua), champagne disebut juga chocolate, platinum sering disebut juga lilac atau frost dan warna blue (abu-abu).

Warna-warna tersebut bisa terdapat pada tiga pola warna, yaitu : solid, point dan mink.
Point – pola warna seperti pada kucing siam, kontras warna tubuh dengan daerah point (telinga, ekor,kaki) terlihat sangat jelas.
Mink – ciri khas tonkinese. Kontras pertengahan antara siam dan burmese
Solid – pola warna seperti pada burmese, bukan solid sebenarnya.

Read More..

Saturday, April 28, 2007

Egyptian Mau

Sejarah
Egyptian Mau adalah ras kucing domestik tertua yang pernah ada. Kucing Mau dipercaya merupakan turunan Kucing Liar Afrika (Felis Lybica ocreata). Proses domestikasi Ras ini diperkirakan sekitar tahun 4000 s/d 2000 sebelum masehi (SM).

Orang Mesir kuno sering menggunakan kucing ini untuk mencari dan berburu burung. Sering sekali terlihat ukiran di dinding kuil yang menggambarkan kucing Mau sedang berburu di daerah rawa dan menggigit burung di mulutnya. Hieroglif tertua bergambar kucing ini dibuat sekitar tahun 2200 SM.

Sekitar tahun 2000 SM, Kucing Mau banyak memegang peranan dalam kebudayaan Mesir kuno. Kucing ini dipuja sebagai dewa yang mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan masyarakat pada saat itu. Ada sekitar 20 dewa dan dewi yang berbentuk kucing. Pada zaman ini, banyak muncul mitos dan kutukan yang berhubungan dengan kucing.

Kucing yang mati pada zaman ini dijadikan mumi kemudian dimakamkan. Pemiliknya sekeluarga, mencukur alisnya sebagai tanda berkabung. Hal menarik lain dari zaman ini, yaitu hukuman mati bagi seseorang yang menyakiti kucing.


Selama perang dunia ke dua, Ras Mau terancam kepunahan. Kemudian ras ini diselamatkan oleh seorang putri Rusia yang diasingkan yang bernama Nathalie Troubetskoy. Ketika sedang berada di Italia, ia mendapatkan seekor kucing Mau dari seorang anak kecil. Anak kecil tersebut mendapatkannya dari seorang diplomat. Troubetskoy berusaha mengetahui lebih banyak mengenai kucing tersebut dan kemudian bertekad mengembangbiakkannya. Banyak dari kucing Egyptian Mau yang ada sekarang ini merupakan keturunan kucing-kucing Troubetskoy.

Egyptian Mau pertama kali tampil dalam kontes kucing di AS pada tahun 1957. Sekitar tahun 1979 CFA mengakui keberadaan ras ini.

Karakteristik
Egyptian Mau adalah kucing domestik tercepat, mampu berlari dengan kecepatan 36 mph (58 Km/jam). Ras lain yang dapat berlari cepat juga adalah American Shorthair yang mampu berlari dengan kecepatan 31 mph (50 Km/jam). Egyptian Mau adalah kucing sangat kuat bila dibandingkan kucing-kucing lain yang seukurannya.

Boleh dibilang, Kucing ini adalah miniatur cheetah. Seperti Cheetah, Mau mempunyai kaki belakang yang panjang dan kulit yang tipis dan lentur di sekitar perut dan kaki belakang. Hal ini menyebabkan kaki dapat meregang lebih jauh pada saat berlari.

Egyptian Mau dianggap sebagai leluhur para kucing yang ada sekarang. Beberapa bentuk anatomi, perilaku dan sitem metabolisme tubuhnya berbeda dengan ras kucing lainnya. Mau sensitif terhadap perubahan suhu. Suhu tubuh mereka lebih tinggi dibandingkan kucing lainnya. Mereka juga sangat sensitif terhadap obat bius dan obat-obatan lainnya.

Umumnya masa kehamilan kucing berkisar antara 59-70 hari. Jarang sekali kucing yang hamil selama 70 hari. Lainhalnya dengan Egyptian Mau, 73 hari masih terhitung normal.

Kucing Mau mempunyai suara yang unik. Kadang-kadang mereka mengeluarkan suara mengeong yang mirip bunyi jangkrik atau suara orang terkekeh seperti pada hyena. Perilaku lain yang cukup menarik adalah pada saat mereka sedang senang. Mereka menggerakkan kaki belakang ke atas-bawah seperti menari.

Egyptian Mau murni sangat jarang. Saat ini diperkirakan ada sekitar 3000 ekor Mau yang terdaftar di seluruh dunia.

Terdapat lima warna Egyptian Mau, yaitu : silver, smoke, bronze, black dan pewter (abu-abu gelap). Untuk keperluan kontes kucing, hanya tiga warna pertama yang diakui. Semua kucing Mau murni harus mempunyai warna mata hijau.


Sumber : Wikipedia, Catfacts



Read More..

Friday, April 27, 2007

Perkembangan Gigi Kucing

Gigi Susu Vs Gigi Permanen
Berbeda dengan manusia, selama hidupnya kucing mempunyai dua set gigi yaitu gigi susu dan gigi tetap/permanen (manusia mempunyai tiga jenis gigi, yaitu gigi susu, gigi permanen dan gigi palsu....:). Anak kucing mempunyai 26 buah gigi susu, tanpa gigi geraham (molar). Sedangkan kucing dewasa mempunyai 30 gigi (dengan 4 buah gigi geraham).

Gigi susu mulai muncul ketika anak kucing berumur sekitar 4 minggu. Pada umur 6 minggu semua (26 buah) gigi susu sudah muncul. Antara umur 11 – 30 minggu gigi susu mulai lepas dan digantikan gigi permanen. Pada masa ini kadang-kadang anak kucing makan lebih sedikit karena ada rasa sakit di gusi.

Semua gigi susu biasanya sudah digantikan oleh gigi permanen pada umur 6 bulan. pada umur 7 bulan biasanya sudah lengkap semua gigi permanen sebanyak 30 buah. Susunan, bentuk, warna dan jenis gigi sering dipakai oleh dokter hewan untuk memperkirakan umur kucing.

Fungsi Gigi Kucing
Seperti karnivora (pemakan daging) lainnya, bentuk dan susunan gigi kucing sangat cocok untuk mencabik dan memotong makanan. 12 gigi seri kecil yang terdapat di bagian depan (diantara gigi taring) cock untuk fungsi mencabik dan memotong. 4 buah gigi taring berfungsi untuk merobek dan memegang mangsa/makanan. 10 gigi geraham depan (premolar) yang tajam bekerja sama dengan gigi geraham (molar) untuk memotong dan mengunyah makanan.

Seperti pada manusia, kadang-kadang gigi susu tetap ada meskipun telah dewasa. Gigi susu yang ada ini harus dicabut agar tidak mengganggu susunan gigi permanen. Gingsul (gigi berlebih) pun kadang terjadi pada kucing. Gingsul ini hari dicabut bia mengganggu susunan gigi lain atau melukai jaringan sekitar seperti gusi dan gigi.

Untuk kepentingan Kontes, susunan gigi dan rahang perlu diperhatikan. Jarak maksimal taring rahang atas dengan rahang bawah adalah 2 mm. Bila lebih dianggap kelainan, dalam bahasa kedokteran disebut prognatism. Prognatism mengurangi nilai dalam penjurian.

Selalu perhatikan susunan gigi, bila membeli kucing. Khusus kucing persia, gigi yang acak-acakan dapat mengindikasikan kucing tersebut membawa cacat genetik. Bila punya anak nanti, bisa saja muncul cacat-cacat genetik seperti ukuran lubang hidung yang terlalu kecil, Kinky Tail (ekor kaku), tonjolan besar pada dahi seperti telur, kelainan tulang punggung atau kelainan posisi berdiri. Normalnya kucing berdiri/bertumpu pada telapak kaki, abnormalnya kucing bertumpu pada pergelangan kaki.

Read More..

Thursday, April 26, 2007

Cat Flu

Penyakit flu sering terjadi pada kucing, terutama pada kucing yang belum divaksinasi dan mudah sekali menular kepada kucing lain. Penyakit ini jarang menyebabkan kematian pada kucing dewasa tetapi dapat berakibat fatal bila menyerang anak kucing. Meskipun pada kucing dewasa jarang berakibat fatal, gejala-gejala penyakit seperti pilek dan bersin-bersin dapat berlangsung cukup lama. Oleh karena itu pencegahan dengan vaksinasi rutin merupakan tindakan terbaik.


Apakah Flu Kucing itu?

Flu kucing adalah penyakit pada kucing yang biasanya disebabkan oleh infeksi satu atau kombinasi beberapa virus (virus herpes dan virus calici) dan bakteri.


Bagaimana cara penularan Penyakit ini ?

Sepertihalnya penyakit flu pada manusia, flu kucing juga menyebar melalui air liur,cairan bersin/droplet yang mengandung virus. Droplet ini tersebar melalui bersin, kontak langsung atau tidak langsung melalui peralatan (tempat makanan, minuman, kandang,dll) yang tercemar virus. Kontak tidak langsung juga dapat terjadi melalui sentuhan manusia, oleh karena itu cucilah tangan dengan sabun/antiseptik setelah memegang kucing sakit agar tidak menulari kucing lain.


Masa inkubasi penyakit ini dapat mencapai 3 minggu, artinya kucing bisa saja tidak menunjukkan gejala sakit flu hingga 3 minggu sejak virus menyerang. Selama 3 minggu tersebut kucing bisa saja menyebarkan virus, meskipun tidak terlihat sakit.


Bagaimana tanda-tanda kucing terserang Flu ?

Gejala flu kucing mirip seperti flu pada manusia. Di awali dengan bersin-bersin bekelanjutan, demam, nafsu makan berkurang atau hilang sama sekali, lemah, lesu, diikuti dengan batuk, mata merah dan berair. Tanda-tanda penyakit biasanya mulai berkurang setelah 7 hari dan kembali ke kondisi semula dalam 2-3 minggu. Pada beberapa kasus, penyakit ini dapat menyebabkan semacam sariawan pada mulut dan menyebabkan kucing kesakitan bila makan.


Apakah Flu kucing menular pada manusia ?

Tidak. Virus flu pada kucing berbeda dengan virus flu yang menyerang manusia.


Apakah flu kucing dapat diobati ?

Sayangnya hingga saat ini belum ada obat untuk flu kucing. Segera temui dokter hewan bila gejala penyakit ini terjadi pada kucing Anda. Pemberian obat-obatan seperti antibiotik lebih bersifat mencegah infeksi sekunder yang disebabkan oleh bakteri. Obat-obat lain yang diberikan biasanya bertujuan untuk mengurangi gejala flu seperti menurunkan panas, melegakan pernafasan dan menghilangkan lendir saluran pernafasan yang berlebihan. Selebihnya sangat tergantung pada sistem kekebalan tubuh kucing itu sendiri.

Pada kucing dengan kondisi dan gizi yang bagus, penyakit flu ini akan sembuh sendiri dalam waktu 2-3 minggu. Meskipun kucing tidak mau makan, usahakan ada makanan yang masuk ke dalam tubuh dengan cara disuapi, agar kucing tersebut tetap mempunyai energi dan nutrisi yang baik untuk memerangi virus flu.


Apakah Kucing yang terserang Flu dapat kembali sehat ?

Biasanya kucing yang terserang flu kembali sehat dalam beberapa minggu. Pada beberapa kasus infeksi dan gejalanya berlangsung lebih lama, Kucing terlihat selalu bersin-bersin dan pilek selama beberapa bulan. Hal ini dapat menyebabkan kondisi kucing kurang baik dan mudah terserang penyakit lain.


Perlukah diberi vitamin atau suplemen ?

Vitamin dan suplemen dapat membantu meningkatkan kondisi dan sistem kekebalan tubuh kucing yang sedang sakit. Konsultasikan dengan dokter hewan vitamin/suplemen yang cocok beserta dosisnya.


Apakah Vaksinasi dapat menyembuhkan kucing yang sakit flu ?

Vaksinasi lebih bersifat pencegahan.Vaksinasi rutin tidak 100 % melindungi kucing dari penyakit. Pada kucing yang rutin divaksinasi, meskipun terserang flu biasanya tidak parah dan lebih cepat sembuh.



Referensi

Five Minutes Veterinary Consult

Vetstream Felis

The Merck Veterinary Manual 7th ed
Read More..

Wednesday, April 25, 2007

Ounjette or Onyet

I used to hate cats. Until at least 6 months ago, I still hate them.

Sebenernya siiih, dulu, waktu kecil, gue nggak ngebeda-bedain antara kucing atau anjing. Gue suka dua-duanya. Dulu waktu kecil, di rumah, gue dan kakak gue pelihara anjing. Terus diam-diam kita juga punya kucing yang suka kita ajak main, namanya Si Hitam. Diam-diam? Iya. Soalnya nyokap gue benci banget sama kucing. Katanya, kucing itu biarpun udah dipelihara, tetap bakalan nyolong makanan. Beda sama anjing.

Pssst, tau nggak, nyokap gue sampai pernah dimarahin sama guru ngajinya, gara-gara nimpuk kucing pakai sendal jepit. Gara-garanya, si kucing nyolong pisang goreng di meja makan. Padahal nyokap gue lagi ngaji tuh. Kata si guru ngaji, "Kucing itu binatang kesayangan Nabi lho." Tapi nyokap gue tetep aja ngedebat, "Tapi kan Nabi nggak ngajarin kucing nyolong makanan!". Walhasil, si guru ngaji ngambek. Dan itulah hari terakhir dia ngajar nyokap gue mengaji.

Ah, hell with that. Kembali ke laptop... Eh, ke topik semula.

Akhirnya suatu saat, kita ketahuan kalau suka main sama Si Hitam. Jadilah dia dibuang ke suatu daerah di Tebet. Dan Si Hitam nggak pernah kembali. Gue nggak tau, apakah hal itu, atau cerita dan doktrin nyokap tentang kucing, yang akhirnya bikin gue nggak suka sama kucing. Atau mungkin guenya aja kali ya? Pokoknya setelah itu gue nggak pernah lagi tertarik untuk main sama kucing. Kalau ada kucing, nggak tau kenapa, bawaannya pengen nendang pantatnya aja.

Lantas, kenapa bisa tiba-tiba gue suka sama kucing?

Hm, pertanyaan sederhana. Seharusnya jawabannya juga sederhana. Tapi terus terang aja yesss, gue nggak tau gimana jawabnya. Karena gue memang nggak tau kenapa. Hehehe...

Mungkin karena gue tercinte-cinte sama si Brutus yang sayang banget sama kucing, jadinya kebawa aja gue jadi suka dan akhirnya juga sayang beneran sama kucing.

Pertama juga mungkin gara-gara si Nanette, kucingnya Brutus, yang tadinya sombong banget tapi tiba-tiba acted so nice to me cuma gara-gara gue temenin makan. Hahaha... Jadilah gue termehe'-mehe' gara-gara tuh kucing. Y'know, to get in touch with animals actually kan lebih susah daripada sama manusia. I mean, you can communicate verbally to human. But how do you communicate with animals? Jadinya begitu udah "nyambung" ya seneng banget.

Sama kayak gue dan Nanette. Gue dengan konyolnya, nyoba untuk ngejaga hubungan. Hehehe... Jadinya kalau dia lagi rewel minta ditemenin makan, gue sok sabar, berusaha nemenin dia aja gitu. Hahaha, sabar... So-not-me!

Anyway, selain Nanette yang kucing rumahan banget, Brutus-ku juga berhasil mengadopsi kucing jalanan yang aslinya dari Kemayoran. Kata Bonita sih tadinya dia mau dikasih nama Mayo (taken from word "Kemayoran"), tapi nggak tau kenapa, Brutus malah selalu manggil dia Onyet. Gayanya lagi, menurut Brutus, spell-nya harus "Ounjette". Biar keren, katanya. Sementara gue sih akan tetap mengeja namanya dengan O-N-Y-E-T: Onyet.

Menurut gue nama ini bodor banget lho. Kucing bernama Onyet. Seperti kalau ada monyet bernama Ucing.

Onyet ini buntutnya buntung. Panjang buntutnya tinggal setengah dari panjang aslinya. Jadi sisa sekitar 10 cm lah. Kata Brutus, buntut Onyet dikaretin sama anak-anak kampung di belakang bengkel. Hm, sebenernya Brutus ini pasti nuduh. Karena dia pasti nggak lihat sendiri. Tau kenapa? Kalau dia lihat sendiri, dia pasti ngamuk. I know that he loves Onyet as much as he loves Nanette si kucing ningrat.

Bentuk Onyet sebenernya nggak terlalu cantik. At least, menurut gue sih begitu. Apalagi dibandingin si Nanette yang nggak pernah turun dari atas bengkel. Nanette itu bulunya mengkilap banget. So unreal. Sementara Onyet warnanya agak dekil. Padahal dia tetap rajin mandi lho. Tapi karena rajin keluyuran kali yesss? Dan gue memastikan bahwa Onyet ini bintangnya Aries, sementara Nanette Virgo. Kalau Lala, anjing puddle toy-nya Brutus, menurut gue pasti Gemini. Mau tau kenapa?

Onyet Aries, karena dia pemarah banget. Kelakuan sama moody-nya juga mirip banget sama gue. Hahaha! Nanette Virgo, karena dia girly banget. Anggun, behave. Ya, menurut gue dia cocok aja kalau bintangnya Virgo. Sementara Lala, karena paling petakilan dan bawaannya fun terus, cocoknya jadi Gemini. So like my sisters.

Onyet ini punya pacar di luar bengkel, makanya dia suka keluyuran. Kata Brutus, pacarnya ada dua. Si Garong dan anaknya si Garong. Like father like son, dengan terjemahan bebas: suka bapaknya, suka anaknya. Hahaha! Anjish, garing banget ya gue?! Gokil. Nah, ceritanya, akhirnya, karena pergaulan bebas di jalanan... Onyet pun hamil, saudara-saudara! Perutnya makin lama makin membengkak.

Nah, sejak dia hamil, dia punya kebiasaan baru: tidur di sofa bed, di sebelah kaki antara gue dan Brutus. Kadang-kadang di antara betis Brutus. Jadilah Brutus-ku harus tidur extra hati-hati. Kalau kakinya goyang terus nyenggol si Onyet, bisa-bisa Onyet bangun terus ngamuk. Khas Aries banget deh! Haha. Gue suka banget ngelus-elus perut si Onyet kalau dia lagi bobo. Kadang-kadang gue selimutin juga, dengan harapan dia tidurnya bakal lebih nyenyak. Hahaha... Padahal nggak tau juga deh, dia nyaman nggak ya sebenernya kalau diselimutin?

Hari Sabtu (10/03) yang lalu, gue dan Brutus ke Bandung. I need to meet oom Jappy and see The Hydrant played in Blitz Megaplex Bandung. Sekalian Brutus ada kerjaan yang harus dilihat di Bandung. We had fun there. Tapi siapa yang nyangka kalau itu terakhir gue ngelihat Onyet dengan perut gendutnya?

Kata Brutus, Onyet lagi bersalin. Dia nggak bakal ninggalin anak-anaknya dulu. Dan dia nggak bersalin di bengkel, mungkin karena nggak mau anak-anaknya diapa-apain sama Lala yang bandel. Atau, dia juga emang eneg kali yah ngelihat Lala? Namanya ibu ibu hamil kan, ada aja yang disebelin. Duh, gue kangen banget sama Onyet. More than that, I'm actually worrying her.

Note for Onyet: Neng Onyet sayang, kamu di manaaa? Main-main dong ke bengkel. Bring your babies... Miss you! Eh kita kan sebentar lagi ulang tahun. Party bareng yuk Neng? Aku beliin kamu ayam yang banyak yah? Yah, yah, yahhhhh?

*itu foto Onyet lagi santai geboi di sofa bed, dengan gayanya yang ajaib*
Read More..

Tuesday, April 24, 2007

Menjaga Kucing anda tetap sehat

Anda tentu ingin terus menjaga kucing kesayangan anda agar tetap sehat dan lucu, tapi bisa jadi anda bingung perawatn apa yang mereka butuhkan untuk tetap sehat? nah, artikel berikut akan memberi anda sedikit gambaran tentang bagaimana menjaga kesehatan dan kebersihan kucing anda.


Grooming

Ide yang sangat baik untuk mulai menggrooming kucing anda sejak masih kecil, terutama jika kucing anda berjenis bulu panjang. Kucing berbulu panjang memerlukan perhatian ekstra setiap harinya agar bulu-bulunya selalu tampil cantik, rapid an tidak kusut. Grooming dapat menghilangkan kelebihan bulu yang rontok yang dapat termakan oleh mereka dan masuk ke dalam perut. Menyisir dan menggosok akan membantu menghilangkan bulu-bulu ini dan biasanya kegiatan ini sangat di sukai oleh kucing. Grooming juga memberi anda kesempatan untuk dapat terus memperhatikan keadaan kesehatan kucing anda dan membangun hubungan yang lebih erat antara anda dan kucing anda. Bersikap lah lembut dan jadikanlah kegiatan Grooming sebagai pengalaman yang menyenangkan dan membahagiakan.

Vaksinasi

Untuk mencegah dan melindungi kucing anda dari berbagai infeksi enteritis feline dan influenza feline, anak kucing sebaiknya di vaksinasi. Injeksi pertama biasanya di berikan pada usia 8-9 minggu dan yang kedua ketika berumur 12 minggu. Kucing sebaiknya di jauhkan dari kucing-kucing lain dan tetap berada di dalam ruangan selama 10 hari setelah injeksi kedua untuk memastikan perlindungan yang maksimum.

Untuk meningkatkan tingkat perlindungan, pada kucing dewasa di butuhkan regular booster ( biasanya sekali setiap 1-3 tahun ). Dokter hewan anda akan memberi penjelasan mengenai program vaksinasi tersebut dan segala resiko yang berhubungan dengan berbagai gejala penyakit di sekitar anda. Di perkotaan, di mana tingkat densitas kucing tinggi, resiko infeksi akan jauh lebih tinggi.

Worming

Cacingan akan membuat kucing anda lemah. Kucing sebaiknya di berikan perawatan melawan cacingan pada minggu ke 4-6 dan kemudian di berikan secara regular setiap 2-3 minggu sampai mereka berumur 4 bulan. Setelah worming, kucing anda sebaiknya di berikan obat cacingan setiap 2-6 bulan tergantung pada sesering apa mereka bermain di luar dan apakah mereka berkutu atau tidak.

Kutu

Bahkan kucing yang bersih pun dapat memiliki kutu, oleh karena itu periksalah dengan teliti ketika melakukan grooming. Kutu biasanya terlihat sepert noda kecil berwarna coklat, terutama di bagian leher dan buntut. Ketika di tempatkan pada katun wool yang lembab, kutu perlahan-lahan larut membentuk lintasan darah.

Untuk control yang efektif, kutu dewasa pada kucing harus di basmi dan di lakukan pencegahan. Beberapa cara tradisional dengan pemakaian spray, shampoo dan kalung kutu dapat mengandung substansi racun yang potensial yang dapat mengganggu kucing anda dan tidak terlalu menjadi efektif. Dokter hewan anda dapat memberikan berbagai produk yang aman untuk membunuh kutu dan juga aman bagi kucing anda karena bekerja pada reseptor yang hanya ada pada serangga.

Binatang lain yang berada di sekitar rumah harus di berikan perawatan yang sama. Tempat tidur kucing harus sering di cuci atau dig anti. Dokter hewan anda juga dapat menyediakan produk yang dapat membasmi kutu di rumah anda, termasuk kutu yang terbawa oleh kucing anda.

Kotoran Telinga

Kebanyakan kucing memiliki kotoran telinga. Meskipun tidak menunjukkan gejala yang serius namun kotoran yang menumpuk banyak dapat menimbulkan iritasi yang mengakibatkan luka. Pada kasus yang parah kanal telinga dapat terbendung yang mengakibatkan terjadinya infeksi. Meskipun tidak menimbulak rasa sakit namun kotoran-kotoran di telinga dapat sangat mengganggu kucing anda dan mungkin bisa menyebar ke hewan peliharaan anda yang lainnya. Oleh karena itu sering-seringlah membersihkan telinga kucing anda dengan tissue atau kain halus yang di beri air hangat. Jika telinga kucing anda mulai menampakkan gumpalan tipis berwarna coklat yang lumayan meluas, segera hubungi dokter hewan anda untuk di periksa lebih lanjut.

Spaying (Netralisasi)

Setiap tahun makin banyak kucing yang tidak diinginkan lahir, mereka harus mencari makanan sendiri dan hidup luar rumah. Kebanyakan kucing-kucing ini tidur kedinginan di jalanan. Jika and menetralisasikan kucing anda, anda akan sangat membantu mengatasi permasalahan ini.

Kucing jantan dapat di kebiri pada umur 4-5 bulan. Penetralisasian dapat mengurangi kebiasaan kucing jantan yang biasanya mengencingi area yang di tandai sebagai wilayah kekuasaannya. Kucing anda juga tidak akan menjadi terlalu aktif dalam berusaha mencari pasangan, atau menjadi teramat sangat berperilaku agresif.

Kucing betina sebaiknya di netralisasi untuk mencegah lahirnya kucing-kucing yang tidak di inginkan. Hal ini dapat di lakukan oleh dokter hewan anda pada saat kucing betina berumur 4-5 bulan. Spaying tidak memiliki efek yang membahayakan bahkan akan mengurangi tingkat stress kucing anda akibat tingkat gairah yang tinggi, kehamilan, dan kelahiran.


Read More..

Monday, April 23, 2007

Fading Kitten Syndrome


Fading Kitten Syndrome adalah suatu kejadian matinya anak kucing dari beberapa hari hingga 7 hari setelah lahir akibat adanya perbedaan golongan darah dengan induknya. Tipe A lebih dominan dari B.


Pada kucing, golongan darah A bersifat lebih dominan dari golongan darah B. Oleh karena itu bila kucing jantan dan betina mempunyai golongan darah yang berbeda ( A dan B atau AB), kemungkina besar anak kucing yang lahir mempunyai golongan darah A.

Seorang Breeder sebaiknya hanya memelihara kucing dengan golongan darah A. Kucing betina bergolongan darah B hanya bisa dikawinkan dengan pejantan yang bergolongan darah B juga. Berikut ini alasannya:
  • Jantan (A) X Betina (A) --> aman
Perkawinan kucing jantan dengan Golongan darah A dengan betina golongan darah A, akan menghasilkan anak kucing dengan golongan darah yang sama. Hal ini tidak berbahaya, anak kucing dapat selamat dan hidup dengan normal.
  • Jantan (B) X Betina (A) --> aman
Perkawinan kucing jantan dengan Golongan darah B dengan betina golongan darah A, akan menghasilkan anak kucing dengan golongan darah A (karena A lebih dominan dari B). Hal ini tidak berbahaya, anak kucing dapat selamat dan hidup dengan normal.
  • Jantan (B) X Betina (B) --> aman
Perkawinan kucing jantan dengan Golongan darah B dengan betina golongan darah B, akan menghasilkan anak kucing dengan golongan darah B. Hal ini tidak berbahaya, anak kucing dapat selamat dan hidup dengan normal.

  • Jantan (A) X Betina (B) --> Fading Kitten Syndrome
Perkawinan kucing jantan dengan Golongan darah A dengan betina golongan darah B, akan menghasilkan anak kucing dengan golongan darah A (karena A lebih dominan dari B). Hal ini berbahaya, karena golongan darah ibu berbeda dengan golongan darah anak.
Dalam air susu yang dihasilkan oleh induk terdapat antibodi (zat kekebalan tubuh). Dalam susu juga terdapat antibodi terhadap golongan darah yang berbeda.

Jika golongan darah induk B dan anak A, susu dari induk akan menghancurkan sel-sel darah anak kucing karena golongan darahnya berbeda. Susu dari induk bukannya menjadi energi dan makanan bagi anak, malah menjadi pembunuh bagi anak kucing.
Anak kucing tersebut akan mati dalam beberapa hari setelah disusui induknya.Inilah yang disebut Fading Kitten Syndrome.

Jadi jika kita tidak mengetahui golongan darah kucing kita dan setelah beberapa kali kawin dengan jantan yang sama, anaknya selalu mati dalam beberapa hari setelah melahirkan, ada kemungkinan kucing betina anda memiliki golongan darah B. Cobalah cari pejantan lain, lebih baik lagi mencari pejantan yang memang diketahui bergolongan darah B.

Kucing Dengan Golongan Darah AB
Lalu bagaimana dengan kucing yang bergolongan darah AB ?. Anda tidak perlu takut, reaksi antibodi yang terdapat pada susu tidak terjadi pada kucing dengan golongan darah AB. Bila induk bergolongan darah A atau B dan anak tipe AB, Fading Kitten Syndrome tidak terjadi. Begitu juga sebaliknya bila induk bergolongan AB dan anak A atau B, anak-anak tersebut dapat hidup normal tidak terganggu oleh susu induknya.




Read More..

Sunday, April 22, 2007

Spesies Kucing Liar Baru

Baru-baru ini para ilmuwan telah menemukan spesies kucing hutan baru. Kucing hutan ini sebenarnya sudah diketahui sejak lama. Pertama kali dicatat secara ilmiah pada tahun 1821 oleh seorang naturalis Inggris bernama Edward Griffith. Griffith menamai kucing liar berukuran besar tersebut Clouded leopard dengan nama latin Neofelis nebulosa.

Neofelis nebulosa ditemukan di daratan asia dari daerah Nepal hingga Cina bagian utara dan Asia tenggara. Setelah penelitian DNA terakhir, ternyata diketahui bahwa kucing hutan yang hidup di Asia tenggara berbeda dengan yang hidup di daratan Asia. Sampai saat ini setidaknya telah diketahui 40 perbedaan genetik diantara keduanya.

Spesies baru ini mempunyai nama latin Neofelis diardi, disebut juga “Bornean Clouded Leopard”. Hidup di hutan-hutan tropis Kalimantan dan Sumatera. Di Kalimantan, daerah hidup kucing liar ini meliputi tiga negara yaitu Indonesia, malaysia dan Brunei Darussalam.

N. diardi hidup dengan cara berburu monyet, rusa kecil, burung-burung dan kadal. Saat ini diperkirakan populasinya antara 5.000 – 11.000 ekor di Borneo dan 3.000 – 7.000 ekor di Sumatera. Perbedaan utama terlihat dari dua garis hitam di sepanjang tulang belakang hingga ke ekor dengan warna bulu yang lebih gelap. Sedangkan Clouded Leopard biasa hanya mempunyai satu garis parsial di bagian punggungnya.
Reuters, 15 Maret 2007
Foto : Alain Compost
Read More..

Tips Merawat Kucing Hamil

Berikan makanan yang paling baik.
Kucing yang sedang hamil membutuhkan banyak protein dan vitamin. Sejumlah besar protein diperlukan untuk mendukung perkembangan janin. Pastikan makanan yang diberikan mengandung protein yang tinggi. Persentase kandungan protein bisa dilihat di kemasan. Biasanya makanan untuk kitten mempunyai kandungan protein dan vitamin yang lebih banyak dibandingkan makanan untuk kucing dewasa (adult). Sebaiknya kucing yang sedang hamil diberikan makanan untuk kitten ini.

Suplemen berupa vitamin dan kalsium juga diperlukan untuk meningkatkan kesehatan janin dan ibunya. Hati-hati dengan suplemen kalsium. Pemberian kalsium yang terlalu banyak menyebabkan perkembangan tulang janin yang berlebihan. Akibatnya ukuran janin terlampau besar dan sulit keluar pada saat akan dilahirkan (distokia)

Kucing hamil harus berada di dalam rumah.
Kucing yang hidup di luar rumah mempunyai resiko tertular penyakit yang lebih tinggi. Keadaan di dalam rumah lebih hangat dan tenang, jauh dari gangguan kucing-kucing liar yang dapat menyebabkan perkelahian antar kucing. Selain itu kondisi di dalam rumah relatif lebih bersih. Anak-anak kucing harus dilahirkan di tempat yang bersih.

Jangan memberikan sembarang obat selama masa kehamilan.
Pemberian obat-obatan pada kucing hamil hanya dilakukan dalam keadaan darurat saja. Selalu konsultasikan pemberian obat-obatan dengan dokter hewan anda. Berbagai obat-obatan seperti obat cacing, anti kutu dan beberapa macam antibiotik dapat menyebabkan gangguan, cacat pada janin bahkan keguguran.

Sediakan kandang /tempat yang nyaman
Sebuah kotak kardus yang besar diisi dengan handuk atau alas serta serpihan koran sudah cukup memadai. Tempatkan ditempat yang hangat, bersih, tenang dan terawasi. Pastikan tempat ini telah tersedia minimal minggu sebelum waktunya melahirkan.

Gunakan pasir kotoran (litter) yang tidak menggumpal.
Kadang-kadang kucing melahirkan anaknya di kotak/tempat kotoran (litter). Pasir yang terdapat dalam kotak litter bisa menenpel di tubuh anak yang baru lahir. Induk kucing biasanya tidak mau membersihkan (menjilati) anaknya bila tertutup pasir yang menggumpal (merek : pura, cat san, hartz scoop dll). Gunakan saja pasir zeolit yang relatif lebih murah dan tidak menggumpal. Butiran zeolit berwarna abu kehijauan.

Jauhkan dari kucing-kucing lain.
Jika anda memiliki banyak kucing, pastikan tempat melahirkan jauh dari kucing-kucing lain. Pada saat melahirkan, kucing tidak suka berada didekat kucing lain, meskipun kucing tersebut sudah saling mengenal sejak lama. Insting keibuan dan proteksi akan semakin kuat pada saat mendekati kelahiran. Ada beberapa kucing yang baru melahirkan akan langsung menyerang kucing yang mendekatinya.

Siapkan persediaan makanan yang cukup
Siapkan persediaan makanan dan minum yang cukup bagi kucing anda. Jangan biarkan kucing anda sendirian pada saat melahirkan.

Cek dokter hewan terdekat.
siapklan catatan alamat dan nomor telepon beberapa klinik atau dokter hewan terdekat. Hubungi dan cari informasi dokter hewan/klinik yang buka 24 jam sebagai persiapan bila ada kasus emergency.

Cari informasi selengkap-lengkapnya.
Selalu mencari informasi selengkap-lengkapnya dan belajar terus menerus mengenai kehamilan kucing anda. Sehingga anda bisa menangani proses kelahiran kucing sendiri dan dapat segera menganali bila terjadi masalah atau komplikasi. Bila informasi yang benar dan lengkap telah anda dapatkan, anda tidak akan panik lagi menghadapi kelahiran kucing kesayangan





Read More..

Friday, April 20, 2007

Golongan Darah Kucing

Seperti juga manusia, ternyata kucing pun memiliki beberapa macam golongan darah. Ada tiga macam golongan darah yang terdapat pada kucing, yaitu A, B dan AB. Di Amerika Serikat, 95 % kucing domestik dan campuran mempunyai golongan darah tipe A. Semua kucing ras Siam, Burmese, Tonkinese, American Shorthair dan Oriental Shorthair sejauh ini diketahui mempunyai golongan darah A.

Sekitar 50 % kucing ras berdarah murni termasuk ras Persia, Devon Rex, Sphynx, Abyssinian, Cornish Rex, Exotic Shorthair, Birman dan Somali mempunyai golongan darah B.

Sejauh ini, peralatan/kit untuk mengetahui jenis golongan darah kucing belum terdapat di Indonesia. Walaupun ada Cattery atau Breeder berpengalaman yang membeli sendiri peralatan tersebut dari luar negeri untuk kepentingan Cattery-nya.

Golongan darah A pada kucing bersifat lebih dominan dari pada tipe B. Oleh karena itu bila salah satu orang tua kucing mempunyai golongan darah yang berbeda, kemungkinan besar anak-anak kucing mempunyai golongan darah A.

Seperti juga manusia, kucing juga mempunyai zat kekebalan (antibodi) alamiah terhadap golongan darah lain selain miliknya. Perkawinan kucing dengan golongan darah berbeda mempunyai resiko kematian anak kucing akibat adanya antibodi ini.
Perlunya Mengetahui Golongan Darah Kucing Bagi Breeder
Seorang breeder sebaiknya memiliki kucing-kucing dengan Golongan darah A. Perkawinan kucing-kucing dengan golongan darah yang berbeda mempunyai resiko kematian anak kucing beberapa hari setelah lahir. Fenomena ini disebut Fading Kitten Syndrome.

source : kucingkita.com
Read More..

Thursday, April 12, 2007

Kalung Kucing

Ketika kucing anda mulai dewasa ( lebih dari 6 bulan ) anda dapat memberikan kalung yang dapat menjadi identitas dirinya jika nanti ada kemungkinan tersesat, hingga mudah di kenali. Kenakan kalung secara hati-hati, kucing seringkali sangat aktif sehingga akan sulit untuk mengenakan kalung pada kucing anda. Pilihlah waktu di mana kucing sedang tidur sehingga anda dapat memasang kalung secara leluasa. Beri sedikit ruang lebih dengan mengendorkan kalung supaya kucing anda tidak merasa tercekik dan dapat bergerak dengan leluasa. Anda juga dapat membeli kalung anti kutu yang tersedia di pet shop untuk menghindari gangguan kutu pada kucing anda.


Read More..

Tuesday, April 10, 2007

Memperkenalkan kucing anda

Memperkenalkan kucing anda pada orang-orang di sekitar anda harus di lakukan secara bertahap, pelan-pelan dan secara lembut. Biasanya anak-anak yang sangat excited tanpa di sengaja dapat membuat kucing anda cedera, oleh karena itu jangan biarkan kucing anda di gendong secara spontan apalagi di tarik-tarik secara paksa. Ajarkan anak-anak anda untuk duduk di lantai dan menunggu kucing tersebut penasaran hingga mendekati anak anda dan melakukan perkenalan secara pelan. Pastikan kucing anda tidak di perlakukan seperti mainan, dan bisa berhenti bermain ketika mulai lelah. Jangan paksa kucing anda untuk terus bermain ketika kucing anda sudah mulai menunjukkan tanda-tanda malas dan lelah. Anak kucing seperti bayi binatang lainnya, memerlukan tidur dan istirahat yang banyak.


Memperkenalkan anak kucing pada anjing atau kucing lainnya harus betul-betul anda awasi untuk mencegah terjadinya pertikaian. Pengalaman yang buruk akan menjadi masalah yang sulit di atasi. Jika sejak pertama kali di perkenalkan anak kucing anda di perlakukan secara kasar oleh anjing atau kucing dewasa lainnya, biasanya itu akan membuat anak kucing anda sulit dapat bergaul secara normal.

ketika anda akan memperkenalkan anak kucing anda pada anjing atau kucing dewasa, yakinkan bahwa anak kucinga anda berada pada posisi yang membuatnya merasa nyaman dan aman dari jangkauan anjing atau kucing dewasa lainnya. Biarkan mereka berada pada posisi yang nyaman dan aman satu sama lain dan biarkan mereka melakukan pendekatan secara spontan. Hal ini memang memerlukan kesabaran ekstra untuk menunggu dan mengawasi mereka. Jangan lupa untuk memberikan hadiah bagi kucing atau anjing anda jika mereka menunjukkan sikap yang baik. Beri mereka sebuah ciuman, pelukan atau makanan.


Read More..

Monday, April 9, 2007

Kenapa harus kucing ?

Apakah anda menyukai kucing dan ingin memelihara seekor kucing sebagai sahabat anda? ada banyak alasan untuk menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan sekaligus sahabat anda, diantaranya :


  • Kucing sangat manja terhadap tuannya.

  • Kucing sangat perhatian (jika mereka sedang ingin melakukannya !)

  • Kucing senang bermain.

  • Kucing hewan yang bersih.

  • Kucing tidak rewel.

  • Kucing tidak perlu di jaga untuk berjalan-jalan.

  • Kucing bisa di tinggal untuk jangka waktu lama.

Nah, jika anda adalah seorang penyayang atau ingin belajar untuk menjadi seorang penyayang, jangan menunggu lama-lama untuk memilih kucing kesayangan anda !

Read More..

Friday, April 6, 2007

Mizz U Jenni..


Jenni...

Did u know how much i miss u ?

How much i need u this time..


Tak ada cinta yang stulus ketika kau menatapku dengan mata yang berbinar

Tak ada kasih seperti saat kau membeku di sisiku menyaksikan tangisanku berderai

Tak ada kesetiaan seperti diammu yang menyalakan semangatku


I miss U hunny... Read More..

Wednesday, April 4, 2007

Memberi Makan Kucing Anda.

Ketika pertama kali membawa anak kucing anda ke rumah, berikan makanan yang sama seperti yang biasa di konsumsinya. Perubahan diet yang mendadak di tambah stress beradaptasi dengan lingkungan baru dapat mengakibatkan sakit perut dan diare. Jika anda akan merubah diet kucing anda, lakukan secara bertahap dengan mencampurnya dengan makanan yang biasa di konsumsinya. Anak kucing memiliki perut yang kecil dan harus sering di beri makan, seperti bayi. Akan sulit dan membutuhkan waktu.

Untuk membuat makanan rumah yang dapat memenuhi keseluruhan nutrisi yang di butuhkan kucing untuk tumbuh cukup sulit, jauh lebih mudah jika anda membeli makanan yang di sediakan di pet shop, sehingga waktu luang anda bisa di gunakan untuk bermain dengan kucing kesayangan anda. Ada beberapa makanan yang memang sudah di formulakan secara khusus untuk anak kucing, karena memang anak kucing memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda di bandingkan kucing dewasa. Baca dan ikuti instruksi yang tertera pada kemasan makanan kucing dengan teliti, jika terdapat tanda “ COMPLETE” berarti makanan tersebut mengandung semua kebutuhan nutrisi kucing untuk tetap sehat. Jika terdapat tanda “ COMPLEMENTARY” berarti makanan tersebut membutuhkan kombinasi makanan lain untuk dapat memenuhi kebutuhan nutrisi kucing.


Anak kucing berumur 8-12 minggu memerlukan makanan 4x dalam sehari, 3-6 bulan 3x dalam sehari, dan anak kucing diatas 6 bulan 2x sehari. Anda juga dapat memberikan makanan kering yang dapat di simpan untuk jangka waktu lama, namun jangan lupa untuk sesekali menggantinya dengan makanan basah agar anak kucing anda tidak menjadi bosan.


Jangan memberikan susu sapi karena dapat menimbulkan diare. Jika anda ingin memberikan susu untuk kucing anda, berikanlah susu yang memang khusus di formulasikan untuk kucing. Diare yang tidak berhenti lebih dari 24 jam memerlukan perhatian khusus dan jika perlu di bawa ke dokter hewan.


Air segar harus selalu diberikan setiap saat.

Read More..

Monday, April 2, 2007

Bermain

Kucing sangat suka bermain. Beri mereka seperangkat mainan untuk membuat mereka tetap bisa bermain dan berlatih, biasanya kucing menyukai box dari kardus untuk bermain-main di dalamnya. Bermain juga merupakan salah satu cara untuk membangun rasa nyaman dan percaya antara anda dan hewan piaraan anda. Jangan lupa untuk menyediakn tempat menggaruk bagi kucing anda, karena biasanya kucing sangat senang menggaruk untuk melancipkan kuku-kukunya. Daripada perabotan rumah tangga anda menjadi korbannya, lebih baik anda menyediakan tempat khusus sekaligusa tempat bermain yang dapat di pakai sebagai tempat menggaruk, biasanya tersedia di pet shop.
Read More..

Sunday, April 1, 2007

Kucing anda Nakal ?

Kucing adalah makhluk yang memiliki rasa ingin tahu yang besar dan akan menginvestigasi hal-hal kecil. Tempat-tempat kecil dan gelap yang dapat mereka telusuri dengan merangkak. Oleh karena itu, jika kucing anda tiba-tiba hilang dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya anda mencarinya di lemari, laci atau kotak-kotak, barangkali mereka terpeleset dan tersesat di sana.

Pastikan tutup mesin cuci selalu dalam keadaan tertutup dan periksa sebelum di pakai. Jika kucing anda adalah penggigit tanaman, maka pindahkan berbagai tanaman yang dapat beracun bagi mereka, sebagai contoh Dieffenbachia, Poinsettia, Lily of The Valley, Christmas Cherry,Castor Oil, Avocado, Karet dan Ivy. Kucing dewasa tidak akan menyentuh tanaman-tanaman tersebut tapi kucing kecil bisa jadi sangat penasaran dan mencoba menyentuhnya.

Jika anda tinggal di apartemen di tingkat atas atau memiliki rumah berlantai, pastikan jendela selalu tertutup agar mereka tidak jatuh keluar.


Hati-hati ketika anda menggunakan bahan-bahan kimia seperti pestisida untuk kebun anda, karena dapat beracun bagi kucing anda ketika bermain di kebun atau taman anda.


Read More..